Urutan Tata Cara Umroh Lengkap Sesuai Sunnah (Panduan Mudah Untuk Jamaah Pemula)
9 Mar 2026

Urutan Tata Cara Umroh Lengkap Sesuai Sunnah (Panduan Mudah Untuk Jamaah Pemula)

Alhijaz Tour & Travel 9 Mar 2026
Konsultasi WA Lihat Paket

Urutan Tata Cara Umroh Lengkap Sesuai Sunnah Rasulullah ﷺ

Umroh adalah ibadah yang sangat mulia bagi umat Islam. Setiap tahun, jutaan jamaah dari berbagai negara datang ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umroh di Kota Makkah dan Madinah. Ibadah ini memiliki rangkaian tata cara yang harus dilakukan secara tertib sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Oleh karena itu, setiap jamaah perlu memahami dengan baik urutan tata cara umroh lengkap agar ibadah yang dilakukan menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT.

Banyak jamaah yang berangkat umroh untuk pertama kalinya merasa kebingungan mengenai langkah-langkah ibadah yang harus dilakukan. Sebagian jamaah bahkan belum memahami perbedaan antara rukun umroh, wajib umroh, dan sunnah-sunnah yang dianjurkan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Oleh sebab itu, artikel ini akan menjelaskan secara rinci mengenai urutan tata cara umroh sesuai sunnah Rasulullah ﷺ mulai dari niat ihram hingga tahallul.

Penjelasan dalam artikel ini disusun berdasarkan dalil Al-Qur'an, hadits Nabi Muhammad ﷺ, serta referensi dari para ulama yang menjelaskan tentang fiqih ibadah umroh. Dengan memahami setiap tahapan ibadah secara sistematis, jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah umroh dengan penuh kekhusyukan dan ketenangan.


Pengertian Umroh dalam Islam

Secara bahasa, kata umroh berasal dari bahasa Arab “العمرة” yang berarti berkunjung atau mendatangi suatu tempat. Dalam istilah syariat Islam, umroh adalah ibadah yang dilakukan dengan mengunjungi Baitullah di Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah tertentu yang terdiri dari ihram, tawaf, sa’i, dan tahallul sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh syariat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 196)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa ibadah umroh merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan secara fisik dan finansial. Banyak ulama yang menjelaskan bahwa umroh merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.


Keutamaan Melaksanakan Ibadah Umroh

Sebelum memahami urutan tata cara umroh, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui keutamaan ibadah ini. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa umroh memiliki banyak keutamaan dan pahala yang besar.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits tersebut menunjukkan bahwa ibadah umroh dapat menjadi sebab dihapusnya dosa-dosa seorang muslim. Oleh karena itu, banyak umat Islam yang berusaha untuk melaksanakan ibadah ini setidaknya sekali dalam hidup mereka.

Selain itu, ibadah umroh juga merupakan kesempatan bagi seorang muslim untuk memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah di tempat yang sangat mulia yaitu Masjidil Haram.


Urutan Tata Cara Umroh Lengkap

Berikut ini adalah urutan tata cara umroh lengkap yang dilakukan oleh jamaah mulai dari awal hingga selesai.

1. Ihram (Niat Memulai Umroh)

Tahapan pertama dalam ibadah umroh adalah ihram. Ihram merupakan niat untuk melaksanakan ibadah umroh yang dilakukan dari tempat yang disebut miqat. Sebelum melakukan ihram, jamaah dianjurkan untuk mandi sunnah, memakai pakaian ihram, serta menjaga kebersihan tubuh.

Pakaian ihram bagi laki-laki terdiri dari dua helai kain putih yang tidak berjahit, sedangkan perempuan mengenakan pakaian yang menutup aurat sesuai dengan syariat Islam.

Setelah mengenakan pakaian ihram, jamaah kemudian berniat untuk melaksanakan ibadah umroh dengan membaca niat berikut:

Labbaika Allahumma 'umratan

Artinya:

“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umroh.”

Setelah berniat, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak membaca talbiyah selama perjalanan menuju Masjidil Haram.

Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.

2. Tawaf Mengelilingi Ka'bah

Setelah tiba di Masjidil Haram, jamaah kemudian melaksanakan tawaf. Tawaf adalah ibadah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri jamaah.

Tawaf dimulai dari Hajar Aswad dan diakhiri di titik yang sama setelah menyelesaikan tujuh putaran. Selama tawaf, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, serta membaca ayat-ayat Al-Qur'an.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tawaf di Ka'bah itu seperti shalat, hanya saja kalian boleh berbicara di dalamnya.”
(HR. Tirmidzi)

Hal ini menunjukkan bahwa tawaf merupakan ibadah yang sangat mulia dan harus dilakukan dengan penuh kekhusyukan.


3. Shalat Sunnah di Maqam Ibrahim

Setelah selesai melaksanakan tawaf, jamaah dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan. Namun, jika kondisi Masjidil Haram sangat ramai, jamaah dapat melaksanakan shalat di tempat lain di dalam masjid.

Allah SWT berfirman:

“Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim tempat shalat.”
(QS. Al-Baqarah: 125)

4. Minum Air Zamzam

Setelah melaksanakan shalat sunnah, jamaah dianjurkan untuk meminum air zamzam. Air zamzam merupakan air yang memiliki keberkahan dan keutamaan yang sangat besar dalam Islam.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Air zamzam itu sesuai dengan niat orang yang meminumnya.”
(HR. Ibnu Majah)

Oleh karena itu, jamaah dianjurkan untuk meminum air zamzam sambil memanjatkan doa kepada Allah SWT.


5. Sa’i Antara Shafa dan Marwah

Setelah minum air zamzam, jamaah melaksanakan sa’i. Sa’i adalah ibadah berjalan atau berlari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

Sa’i dimulai dari bukit Shafa dan diakhiri di bukit Marwah. Ibadah ini merupakan bentuk meneladani perjuangan Siti Hajar ketika mencari air untuk putranya Nabi Ismail AS.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 158)

6. Tahallul (Memotong Rambut)

Tahapan terakhir dalam ibadah umroh adalah tahallul. Tahallul dilakukan dengan mencukur atau memotong rambut sebagai tanda bahwa jamaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah umroh.

Bagi laki-laki dianjurkan untuk mencukur seluruh rambut kepala, sedangkan perempuan cukup memotong sebagian kecil rambut.

Setelah tahallul dilakukan, maka seluruh larangan ihram menjadi halal kembali bagi jamaah.


Rukun Umroh

Berikut adalah rukun umroh yang wajib dilakukan oleh setiap jamaah:

  • Ihram
  • Tawaf
  • Sa’i
  • Tahallul
  • Tertib

Jika salah satu rukun tersebut tidak dilaksanakan, maka ibadah umroh menjadi tidak sah.


Kesimpulan

Memahami urutan tata cara umroh lengkap sangat penting bagi setiap jamaah yang akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Dengan mengetahui setiap tahapan ibadah secara rinci, jamaah dapat menjalankan umroh dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.

Semoga panduan ini dapat membantu jamaah dalam mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci.


Konsultasi Paket Umroh

Jika Anda berencana melaksanakan ibadah umroh, pastikan memilih travel umroh terpercaya yang memiliki pengalaman dan pelayanan terbaik.

Alhijaz Indowisata menyediakan berbagai pilihan paket umroh dengan fasilitas hotel dekat Masjidil Haram, penerbangan nyaman, serta pembimbing ibadah berpengalaman.

👉 Konsultasi paket umroh sekarang:
Chat WhatsApp Admin Alhijaz

Link berhasil disalin ✅